Taman Nasional Gde Pangrango

Taman Nasional Gde Pangrango

5 Taman nasional tertua di Indonesia, salah satunya adalah Taman Nasional Gde Pangrango

1977 Ditetapkan sebagai zona inti dari Cagar Biosfer Cibodas oleh UNESCO Man and Biosphere

15,196 Ha, luasan awal Taman Nasional Gde Pangrango yang ditetapkan secara resmi oleh Menteri Pertanian pada tanggal 6 Maret 1980

21.975 Ha, perluasan yang ditetapkan berdasarkan SK Menhut No. 174/Kpts-I bertanggal 10 Juni 2003

100 Kilometer dari Jakarta

2 Jam perjalanan dari Jakarta

3 Tipe ekosistem hutan hujan tropika pegunungan dimiliki oleh TNGP, yaitu: Sub-Montana (=1.500 mpdl), Montana (1.500-2.400 mpdl), dan Sub-Alpin (>2.400 mpdl)

2.958 Meter ketinggian Gunung Gde

3.019 Meter ketinggian Gunung Pangrango

11 Jam rata-rata waktu pendakian yang dibutuhkan untuk sampai puncak

2 Hari satu malam adalah komposisi umum yang digunakan para pendaki melakukan aktifitas hiking-nya di TNGP

50 Hektar luas alun-alun surya kencana yang sebagian besar ditutupi hamparan bunga edelweiss

3 Alternatif jalur pendakian yang disediakan yaitu; Jalur Cibodas, Gunung Putri, dan Selabintana

1,2,3, dan 8 adalah bulan penutupan kegiatan pendakian, dilakukan sebagai upaya pemulihan ekosistem di kawasan Taman Nasional Gde Pangrango

1747-1748 terjadi letusan yang sangat hebat disertai semburan awan setinggi 3 Km

1819 C.G.C. Reinwardt sebagai orang pertama yang mendaki gunung Gde

1972 buku “The Mountain Flora of Java” diterbitkan, buku yang berisi koleksi tumbuhan yang ada di TNGP, dan dikumpulkan oleh C.G.G.J. Van Steenis mulai tahun 1920-1952

1995 TNGP ditetapkan sebagai sister park Taman Negara di Malaysia

1957 gunung Gde meletus untuk yang terakhir kalinya, setidaknya sampai tulisan ini dibuat

3 juta tahun periode pergerakan lapisan bumi yang dibutuhkan untuk pembentukan gunung Gde-Pangrango

251 jenis burung yang berada di TNGP. Dari total 450 jenis yang tersebar di pulau Jawa

40 tahun adalah rentang siklus letusan gunung Gde

3 Air terjun terdapat di dalam kawasan TNGP, seperti; Cikundul, Cidendeng, dan Cibeureum

18 Derajat Celcius, suhu rata-rata di puncak gunung Gde

5 Derajat Celcius suhu rata-rata dimalam hari

3.600 mili meter per tahun, curah hujan rata-rata TNGP

[BEM]