Gunung Kerinci berlatar depan Perkebunan Teh Kayu Aro

Yang namanya waktu, seminggu itu, ternyata cepat juga ya. Perasaan baru kemarin tayang artikel Gunung Kerinci pertama, sekarang sudah harus tayang lagi artikel yang kedua. Ngomong-ngomong, kalian sudah baca artikel pertama—terkait perjalanan panjang dari Jakarta ke Kayu Aro yang penuh drama itu?

Kalau belum, ada baiknya artikel itu dibaca juga, karena ia masih satu kesatuan dengan yang akan kita bahas sekarang. Di artikel ini, saya akan membahas pengalaman mulai dari suka duka bermalam di Basecamp Jejak Kerinci, hingga proses pendakian menuju Shelter 3. Tak lupa, satu-dua data langka saya tebar di dalamnya. Baiklah, supaya tidak berlama-lama, mari kita mulai saja kelanjutan ceritanya…

Continue reading