Pemandian Air Panas Cipanas Galunggung

Pemandian Air Panas Cipanas Galunggung

Berendam air panas sepertinya adalah pilihan yang paling tepat untuk menghilangkan rasa penat dan lelah setelah menikmati keindahan Kawah Galunggung. Saya memilih pemandian air panas Cipanas yang terletak dekat dengan pintu gerbang Taman Wisata Kawah Galunggung.

Sambutan pertama yang saya terima adalah “SELAMAT DATANG TAMAN PARKIR OBJEK WISATA CIPANAS GALUNGGUNG RETRIBUSI DINAS PENDAPATAN DAERAH (DISHUB) KAB. TASIK MALAYA” yang terlihat di plang depan tempat parkir pemandian ini. Rupanya pemda setempat memang sangat peduli dengan kenyamanan pengunjung pemandian ini, sehingga memfasilitasi pemandian ini dengan taman parkir yang luas dan juga tempat bermain anak-anak.

Dinas Pariwisata Tasikmalaya rupanya cukup jeli membidik potensi wisata di wilayahnya, Pemandian Air Panas Cipanas-Cipatujah yang berada di salah satu desa di Tasikmalaya, salah satunya, dengan membangun fasilitas penunjang untuk pemandian air panas ini, kolam rendam besar beserta kamar mandi yang disediakan dengan harga yang sangat murah hanya 1000 rupiah per orang, ada juga kolam yang lebih private, kita dapat berendam diruangan yang tertutup dengan harga yang sedikit lebih mahal namun tetap masih terjangkau, hanya 3000 rupiah saja per orang.

Papan peringatan ini sering dilanggar

Papan peringatan ini sering dilanggar

Berbekal tiket seharga 3000 rupiah saya memilih untuk berendam dikolam yang lebih private ini. Kita pun dapat mengatur suhu air dikolam rendam didalam kamar-kamar ini agar panasnya sesuai dengan yang kita inginkan, namun yang unik adalah adanya tulisan di pintu masuk kolam rendam ini, “bukan suami istri dilarang berendam dalam satu kamar” yang merupakan peraturan dari Pemda setempat, rupanya Pemda Tasikmalaya sangat peduli dengan kredibilitas pemandian ini agar tidak disalahgunakan fasilitasnya.

Nikmat rasanya setelah lelah berjalan mengelilingi Kawah Galunggung, berendam air panas membantu proses relaksasi pada tubuh saya, memang ini adalah salah satu khasiat dari mandi air panas ini selain berfungsi juga sebagai pengurang rasa sakit bagi penderita rematik, dapat juga membantu menyembuhkan penyakit kulit, karena air panas ini bersifat antiseptik, serta membantu penyembuhan pasca stroke, namun tidak semua orang diperbolehkan untuk berendam di sini, larangan ini khusunya diberikan kepada penderita jantung, epilepsi dan darah tinggi*

Pemandian air panas ini buka dari pukul 07.30 – 21.30 mempunyai 6 kamar rendam yang bisa diisi 2-3 orang, waktu maksimal berendam ideal adalah 15 menit, menurut petugas yang berada di sana. Bila lebih dari itu, dikhawatirkan, pengunjung merasa lemas dan pusing karena bau belarang yang agak menyengat.

Bila kita merasa lapar setelah selesai berendam, jangan khawatir karena di seputaran area pemandian ini banyak tersedia warung-warung yang menjajakan makanan, rupanya para pedagang ini paham betul bahwa setelah selesai berendam, pasti akan sangat nikmat rasanya mengisi perut dengan makanan dan minuman yang hangat-hangat.

Ingin membawa pulang oleh-oleh untuk keluarga pun mudah karena di sini juga banyak terdapat  pedagang-pedagang yang menjajakan oleh-oleh khas Tasikmalaya, dari makanan ringan, sayuran, Pisang Ranggap (pisang khas Galunggung), hingga gula kelapa khas dari Tasikmalaya.

*)orang berpenyakit jantung, epilepsi dan tekanan darah tinggi dilarang berendam air hangat, karena berendam air hangat memicu dehidrasi dan meningkatkan denyut jantung dan dapat meningkatkan tekanan darah (sumber fitzania.com) [IKA]